Halaman

Akibat ikut sedap mulut

Dua bentuk kalimat iaitu kalimat yang baik dan kalimat yang buruk. Seperti dikata orang, bercakap ikut sedap mulut dan seringkali kita bersikap tidak peduli dengan apa yang telah kita katakan samada ia mengandungi kalimat buruk atau bermanfaat. Sebenarnya kalimat yang kita tidak pedulikan itu mempunyai nilaian yang besar disisi Allah azza wa jalla. Kalimat itu boleh menyelematkkan kita atau membinasakan kita

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:




"Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan satu kalimat, ia tidak menganggapnya berbahaya; dengan sebab satu kalimat itu ia terjungkal selama 70 tahun di dalam neraka".

HR at-Tirmidzi, no. 2314. Ibnu Majah, no. 3970. Ahmad, 2/355, 533. Ibnu Hibban, no. 5706. Syaikh al-Albâni menyatakan: "Hasan shahîh".


"Sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang ia tidak mengetahui secara jelas maksud yang ada di dalam kalimat itu, namun dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka lebih jauh dari antara timur dan barat". 

HR Muslim, no. 2988

"Sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk keridhaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu Allah menaikkannya beberapa derajat. Dan sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk kemurkaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka Jahannam". 

HR al-Bukhâri, no. 6478

Baca Hadis Lain...