Halaman

Larangan memberontak kepada khalifah

Kita dilarang untuk memberontak kepada khalifah atau pemimpin. Kita dilarang untuk berdemostrasi atau melakukan perkara-perkara yang menggugat keamanan. Dalam rangka memperjuangkan pemerintahan yang adil dan bersih, tidaklah patut mengambil idea orang kafir dengan cara berdemostrasi. Dalam membantah kepimpinan seharusnya kita tidak meninggalkan sunnah.

Dalam memperjuangkan Islam, sebenarnya wujud Kekalahan apabila kita menuruti idea orang bukan Islam yang sebenarnya sedang mencucuk suntikan syubhat untuk memecahkan perpaduan umat ini. Pertelingkahan politik sesama umat ini adalah kemenangan bagi kelompok musuh mereka. Dan sememangnya musuh Islam akan sentiasa mencari jalan untuk menguasai kaum muslimin.

Oleh itu jalan yang terbaik adalah dengan menuruti petunjuk rasulullah shallalahu Alaihi wassalam. Itulah petunjuk wahyu atau jalan keselamatan dimana kita wajib mentaatainya. Itiba’ atau  ikut sunnah,  semoga kita akan sentiasa dipelihara oleh Allah subhana wa Taala.



 

Dari Ummu Salamah r.a, isteri Rasulullah Shallalahu Alaihi Wassalam sabdanya:

" Kelak akan ada pemerintah yang ada yang kamu kenal baik dan tidak baik. Maka siapa yang benci kepada yang tidak baik, maka lepaslah dari dosanya, bahkan siapa yang mengingkarinya selamatlah dia. Tetapi siapa yang rela bahkan mengikuti yang tidak baik, berdosalah dia"

Para sahabat bertanya:

" Bolehklah kita bunuh mereka ( pemerintah itu )"

" Tidak! selama mereka masih melakukan solat" Jawab Rasulullah.

Kita dilarang menuruti perkara mungkar yang dianjurkan oleh pemerintah dan mengingkarinya adalah baik. Tetapi kita juga dilarang memberontak kepada Khalifah selama mereka masih bersolat bersama kita. 

Anjuran untuk mengekalkan ketaatan.

 Dari Auf bin malik , dari Rasulullah bersabda:

"Pemimpin yang baik adalah mereka mencintaimu dan kamu mencintai mereka, mereka mendoakan kamu dan kamu mendoakan mereka. Pemimpin yang buruk adalah ialah yang kamu benci dan mereka membencimu dan mereka mengutukmu "

Bertanya seseorang " Ya Rasulullah! Bolehkah kami menyingkirkannya dengan pedang?"

" Tidak! selama mereka masih solat bersamamu. Apabila kamu lihat satu tindakan yang tidak baik dari penguasamu, ingkarilah tindakannya, jangan lepas tangan untuk tidak taat" Jawab Rasulullah saw.